ELLEN G. WHITE
"Pertarakan yang benar mengajar
kita untuk membuang sama sekali segala sesuatu yang menyakitkan, dan
menggunakan secara bijaksana apa yang menyehatkan. . . . Tubuh harus
menjadi pelayan bagi pikiran, bukan pikiran yang menjadi hamba bagi
tubuh."
". . . biasakan bertarak dalam
segala hal, . . . bertarak dalam bekerja, bertarak dalam makan dan minum."
"Mereka yang mengatakan bahwa
tembakau tidak mencelakakan diri mereka, dapat diyakinkan akan kesalahan mereka
dengan melepaskan diri mereka dari bahan tersebut selama beberapa hari;
saraf-saraf yang bergetar, kepala pening, perasaan gelisah yang dialami, akan
membuktikan kepada mereka bahwa kebiasaan dosa ini telah memperhamba
mereka. Itu bisa diatasi dengan kuasa kemauan. Mereka sedang
ditawan kepada suatu kejahatan yang menakutkan sebagai hasilnya."
"Bagaimana seorang ayah mulutnya
penuh dengan tembakau, yang nafasnya meracuni udara dalam rumah, mengajarkan
kepada anak-anaknya tentang pelajaran bertarak dan mengendalikan diri?"
"Tembakau adalah suatu jenis
racun yang paling licik dan jahat, menyenangkan tetapi kemudian melumpuhkan
kemampuan saraf-saraf tubuh. Lebih berbahaya lagi oleh karena
akibat-akibatnya terhadap sistem tubuh adalah lamban, pada mulanya tidak terasa.
Banyak orang telah jatuh menjadi korban dari pengaruh yang meracuni ini.
Mereka sesungguhnya membunuh diri sendiri dengan racun yang perlahan-lahan
ini."
". . . sejumlah besar uang telah
dibelanjakan untuk tembakau dan minuman keras . . . untuk membuat selera yang
lemah dan tidak wajar terhadap benda-benda beracun itu, dan membunuh bukan saja
si pemakai tetapi juga mereka yang dia tulari penyakit dan kebodohannya."
"Efek mula-mula (dari kopi dan
teh) perasaan segar. Saraf-saraf lambung terangsang; ini membawa gangguan
pada otak, dan pada gilirannya ia akan memberikan tambahan kerja pada jantung,
dan energi yang singkat pada seluruh sistem tubuh. Rasa lelah diabaikan,
kekuatan terasa bertambah. Daya pikir meningkat, daya khayal menjadi lebih
hidup."
"Oleh sebab akibat-akibat tersebut banyak orang
mengira bahwa teh dan kopi yang mereka minum itu memberikan kebaikan yang luar
biasa. Tetapi ini suatu kekeliruan. . . . Bilamana pengaruh dari
perangsang ini telah hilang. . . akibatnya adalah keadaan lesu dan lemah.
Pemakaian secara terus-menerus dari perusak saraf ini diikuti dengan sakit
kepala, kelesuan, jantung berdebar, gangguan pencernaan, gemetar, dan banyak
keburukan lainnya, oleh karena bahan tersebut menyingkirkan kekuatan-kekuatan
hidup."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Isilah sebagai perkenalan!